Langsung ke konten utama

Agung Guru SD Model Dihukum 5 Tahun, JPU Banding

Agung Guru SD Model Dihukum 5 Tahun, JPU Banding

Sleman (Mediarakyat.co.id) - Tim penasehat hukum terpidana Agung Dermawan (34 th) dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UP 45 Yogyakarta, Hendri Pamungkas SH,MH, Lucia Setya Wahyuningtyas SH,MKn, Erni lestari SH dan Nurhidayat SH, Rabu (22/11) kepada Pengadilan Negeri Sleman, meminta ijin unttuk menjeguk (besuk) dan konsultasi dengan Klienya di Lembaga  Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Kec Mlati Kab Sleman.

Konsultasi tersebut akan digunakan untuk membauat kontra memori Banding Jaksa Penuntut Umum (jPU) Kusuma Jaya Bulo SH,MH dari Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ucap ketua tim LBH UP 45 Yogyakarta, Hendri Pamungkas SH,MH kepada Media Rakyat di pengadilan tersebut.

Terpidana Agung Dermawan oknum Guru Sekolah Dasar (SD) Model di Desa Wedomartani Kec Ngemplak Kab Sleman, dijatuhi hukuman pidana penjara  5 tahun dikurangi masa tahanan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman, diketuai Dwiana Kusumastanti SH,MH dengan hakim anggota Muhammad Baginda Rajoko harahap SH,MH dan Hendri Irawan SH,MH.

Disamping itu terpidana Agung Dermawan juga dihukum untuk membayar Denda Rp 200 juta, dengan ketentuan harus dibayar oleh terhukum setelah putusan perkaranya mempunyai kepastian hukum tetap (Incrach Van Gewejile). Apabila hukuman Denda tersebut tidak dibayar maka yang bersangkutan harus mengganti kurungan badan selama 3 bulan dihotel prodeo.

Baca juga:

Terpidana Agung Dermawan oleh majelis hakim dinyatakan terbukti syah dan meyakinkan telah bersalah melakukan perbuatan tindak pidana tidak senonoh terhadap empat anak muridnya yang belum dewasa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan  pasal Undang - undang Perlindungan Anak. Putusan itu lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menutut 8 tahun penjara dikurangi masa tahanan dab Denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan badan. JPU atas putusan majelis hakim tersebut menyatakan Banding.


Terpidana Agung Dermawan didalam tahun 2016 telah melakukan perbuatan diluar kurikulum pendidikan terhadap empat siwinya (korban) secara bergantian diruang kelas. Para korban melapor kepada orang tuanya masing-masing untuk dilanjut keranah keadilan ketentuan hukum yang berlaku kepada Polda DIY. (Man-Kij )

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di