Langsung ke konten utama

Guru Les Beli Soto Dituntut 18 Bulan Penjara

Guru Les Beli Soto Dituntut 18 Bulan Penjara
Guru Les Beli Soto Dituntut 18 Bulan Penjara 

Sleman (Mediarakyat.co.id)
- Gara-gara merasa dihina tetangga membeli Soto dan kemudian main hakim sendiri, bahkan tidak menjalankan sholat berjama’ah Jum’at, akibatnya terdakwa lie Joe Martono SPd di tuntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Ismet Karnawan SH,MH, selama 1 tahun dan 6 bulan (18 bl) dikurangi masa tahanan dan membayar biaya perkara Rp.2000,00. 

Tunutan JPU dari Kejaksaan Negeri Sleman tersebut disampaikan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman, diketuai Ayun Kristiyanto SH,MH dengan hakim anggota Wisnu kristiyanto SH,MH dan Eulis Nur Komariah SH,MH, Selasa (21/11). 

Menurut JPU bahwa terdakwa yang sehari-harinya sebagai guru les dirumah kontrakan Jln Melati 4 Perumnas Condongcatur Kec Depok Kab Sleman itu, telah bersalah melakukan perbuatan tindak pidana penganiayaan dengan Pukul Besi terhadap tetangga terdekat hingga mengalami luka-berat hingga sekarang ini masih berobat. Perbuatan terdakwa tersebut telah memenuhi unsur-unsur sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 351 ayat 1 KUH Pidana. 

Jum’at tgl 21 juli 2017 sekitar jam 12.00 terdakwa pulang dari membeli makanan Soto berpapasan dengan saksi korban Sri Kusumaning tetangganya. Terdakwa kemudian masuk rumah mengambil Wudhu untuk persiapan menjalankan sholat berjama’ah Jum’at. Tetapi ketika berada diluar rumah saksi korban menghina dengan kata-kata bahasa jawa “ Soto sak ember opo arep dienggo raub (Soto satu ember apa mau untuk cuci muka)”. 

Terdakwa dengan perkataan itu tidak berpikir panjang mengambil Palu Besi dengan tangkai kayu kemudian dipukul dibagian Tengkuh saksi korban Sri Kusumaning hingga patah tangkainya (pegangan). Selanjutnya saksi korban didorong sampai terjatuh dan terjadi pergulatan. Saksi korban posisinya ditindih (dibawah) dipukul dengan pegangan palu ,tetapi berhasil direbut Sri Kusumaning . Saya membatalkan sholat berjama’ah Jum’at pak hakim, ucap terdakwa. 

Apa persoalanya terdakwa tega-teganya main hakim sendiri dengan tetangga terdekat ? kejar ketua majelis hakim Ayun Kristiyanto SH,MH. Begini pak hakim kata-kata penghinaan saksi korban itu berulang kali dilontarkan sehingga saya merasa jengkel, imbuh terdakwa. (Man-Kij)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari