Langsung ke konten utama

Ibu Cantik Sudah Dihukum Masih Dituntut 3 tahun

Ibu Cantik Sudah Dihukum Masih Dituntut 3 tahun

Yogyakarta (Mediarakyat.co.id)Terdakwa  Nariswari Paraminta Ully Basa alias Ully (40 th ) yang sudah dijatuhi hukuman  9 th dan 10 bulan, dituntut lagi pidana penjara 3 tahun oleh Jaksa Penntut Umum (JPU) Rahayu Dewi Andayani SH,MH dari Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (23/11).  

JPU pada sidang Majelis Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta, diketuai Lilik  Nuraini, SH dengan hakim  anggota Hapsoro Restu Widodo SH dan  Khairuman Pandu Kusuma Harahap SH,MH, menyatakan bahwa terdakwa Ny Ully  telah terbukti  bersalah  melakukan perbuatan tindak pidana penipuan  Cheque ( Cek) kosong miliartan rupiah sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan pasal 378 KUH Pidana.

Ibu rumah tangga miliarder berpaas cantik inggi semampai warga Karangkajen Kalurahan Brontokusuman Kec Mergangsan Kota Yogyakarta tersebut, Jum’at tgl 29 Januari 2016 datang dirumah saksi korban Ny Ninik Wahyuni pinjam  uang Rp. 2 miliar. Ketika saksi korban menagih  diberi dua lembar Cek dari dua bank di Yogyakarta. Kedua lembar Cek tersebut kemudian di cairkan, tenyata tidak ada Dana-nya (kosong).

Sewaktu terdakwa diminta pertanggung jawabanya selalu berkilah kemudian oleh saksi korban  dilaporkan kepada Polda DIY untuk dilan jut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Terdakwa sebelumnya telah dijatuhi hukuman pidana penjara selama 9 tahun dan 10 bulan,  oleh pengadilan setempat karena terbuki syah dan meyakinkan telah melakukan perbuatan pencurian , penggelapan dan pemalsuan 40 Sertipikat Hak Milik (SHM) atas nama mertuanya senlai kurang lebih Rp.9 miliar. (Man-Kij)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari