Langsung ke konten utama

Posbakum PN Manado, Tindangen : Ada Kelalaian Tugas Dari Advokat DL

Posbakum PN Manado, Tindangen : Ada Kelalaian Tugas Dari Advokat DL 

Sulut, (Mediarakyat.co.id) – Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) Pengadilan Negeri (PN) Manado, mengecam keras oknum advokat dari LBH Neomesis, untuk kesekian kalinya oknum advokat inisial DL alias Detty dan FP diketahui telah mengambil alih perkara yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Manado yang ditangani POSBAKUM IKADIN Sulut.

Ketua POSBAKUM IKADIN Sulut di PN Manado, Advokat E.K. Tindangen,SH Senin (30/10/2017) menuturkan bahwa dalam hal menangani perkara yang sebelumnya dipegang oleh POSBAKUM IKADIN merupakan POSBAKUM resmi yang di tunjuk oleh Pengadilan Negeri Manado, pihak lain harus memberitahukan bilamana mereka telah menangani perkara tersebut.“dalam kode etik advokat pasal 5 huruf d, tertulis bahwa advokat tidak diperkenankan menarik atau merebut seorang klien dari teman sejawat. Bahwa ada seorang terdakwa telah di buatkan penetapan oleh hakim untuk mendampingi terdakwa namun di tengah proses persidangan, tanpa pemberitahuan ke posbakum ikadin, mereka duduk mendampingi terdakwa, dengan alasan telah ada surat kuasa,” ujar Tindangen dalam hubungan antar sesama advokat saling menghargai sangat diperlukan.

“Mereka secara etika harus memberitahukan kalau mereka telah menangani perkara yang sebelumnya ditangani oleh posbakum ikadin, dengan cara mendatangi posbakum atau mengirim surat dilampirkan surat kuasa. Untuk itu, kami dari Posbakum IKADIN Sulut Mengecam keras tindakan-tindakan tersebut. sebagai Advokat di dalam LBH Neomesis seharusnya paham benar tentang aturan yang berlaku, bukannya mereka malah tabrak aturan dengan cara tidak menghormati sesama Advokat,” tukas Tindangen.

Terpisah, oknum Advokat (DL) saat dikonfirmasi terkait hal ini diwaktu yang sama mengatakan, bahwa itu atas permintaan klien, “Waktu kami konfirmasi klien-klien di dalam, kevin secara spontan bilang, bu tolong akang kwa pa kita beking akang pembelaan. Terkait itu kita merespon, fungsi LBH kan membantu,” tutur dia sembari menambahkan bila para Advokat sudah pasti ada kuasa dari klien, Detty pun menegaskan bila tidak ada niat untuk sabotase. “Tidak ada niat sama sekali,” ungkap dia mengaku khilaf saat terima permohonan klien.

“Waktu dia (klien) minta tolong, kami tanyakan sudah pada tahap apa, dan dijawab pada tahap 10 pembelaan, hari itu pembelaan. Jadi, Posisi kita adalah membantu, dan karena posisi kita membantu mungkin kita agak khilaf saat itu,”.(Iskandar)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di