Langsung ke konten utama

Dua Oknum Jaksa Beri Petunjuk Perkara Kadaluwarsa Dilaporkan Kajagung

PN Sleman
Saksi Advokad Jeremias Lemek S.H.


Sleman (Mediarakyat.co.id) - Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ny Elly Ningsih, pelapor tersangka Kajeng Mas Temenggung Antonius (KMTA) Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembiro Loka Yogyakarta, dalam kasus tindak pidana yang menggunakan Surat Autentik sebidang tanah Aseli tetapi Palsu Hak Milik Waris Wongsosukarto alias Loso (almarhum), tidak sesuai dengan pemeriksaan. 

Ny Elly Ningsih pada penyidikan mengatakan tidak pernah datang/hadir di kantor Notaris PPAT Yogyakarta, Daliso Rudianto S.H. dan tidak kenal dengan Daliso Rudianto S.H. Juga tidak menandatangani Surat Akta Perikatan Jual Beli nomor 72 dan Surat Kuasa nomor 73 sebidang tanah Hak Milik Waris Wongsosukarto alias Loso (almarhum) Verponding Nomor 1128 di Desa (kampung) Tegalrejo Blok XXII Kemantren Pamong Praja/Kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, seluas 345 meter persegi. Tetapi didalam BAP tersebut ditulis oknum penyidik datang/hadir di kantor Notaris PPAT Yogyakarta Daliso Rudianto S.H. dan kenal dengan Daliso Rudianto S.H. serta menandatangani kedua akta tersebut. 

Saksi Advokat Senior Jeremias Lemek, S.H. selaku penasehat hukum Ny Elly Ningsih (Ahli waris almarhum Wongsukarto alias Loso), mengatakan hal itu atas pertanyaan tim kuasa hukum Ny Ayem (pemohon) Advokat Hillarius Ngaji Merro S.H. dan Advokat Harapan Silalahi S.H.  dalam sidang lanjutan Pra Peradilan pada Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, Bambang Sunanto S.H., M.H., Jum.at (8/12). Termohon Pra Peradilan Kapolda DIY, Brigjen Drs Ahmad Dofiri, M.Si. memberikan kuasa kepada tim penasihat hukum Bidkum Polda DIY, Kompol Anton Nugroho, W. S.H. dkk.


Lebih lanjut, Jeremias Lemek, S.H. mengungkapkan bahwa dalam “Gelar” perkara kasus penggunaan Surat Autentik sebidang tanah dengan tersangka KMTA Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono tersebut Kasubit Direskrimum Polda DIY AKBP wahyu tidak diikut sertakan. 

Selanjutnya oknum penyidik pada pelimpahan perkara P19 kepada Kejaksaan Tinggi DIY, keterangan saksi ahli Prof DR Eddy OS Hiaij, S.H., M.Hum tidak dilampirkan didalam berkas BAP. Juga bukti Surat Akta Ikatan Jual Beli nomor 72 (Aseli tetapi Palsu) dan Surat Kuasa nomor 73 (Aseli tetapi Palsu) tentang sebidang tanah Hak Milik waris Wongsukarto alias Loso (almarhum) di kantor Notaris PPAT Yogyakarta, Daliso Rudianto, S.H. tanggal 25 April 1990, tidak dilampirkan. 

Dua orang oknum jaksa Kejaksaan Tinggi DIY, Nico S.H. dan Yogi S.H. yang diberi kepercayaan atasan untuk menangani perkara tersebut seharusnya menerbitkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKP2). tetapi justru membeeri petunjuk kepada oknum penyidik menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) terhadap tersangka KMTA Tirto Diprojo alias Antonius joko Tirtono dengan alasan laporan Ny Elly Ningsih dan Ny Ayem sudah Kadaluwarsa. Advokat Senior Jeremias Lemek, S.H. atas kejadian itu kemuidan merlaporkan kedua oknum Jaksa Kejaksaan Tinggi DIY tersebut kepada Kepala Kejaksaan Agung (Kajagung) RI Jakarta. ( Man-Kij-Won) 














































Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Basirudin, Lurah Banguntapan

Pembinaan & Pertemuan Kaum Rois se Kalurahan Banguntapan                            Bantul (Media Rakyat.Co.id).                               Bertempat di Balai Kalurahan, Basirudin, Lurah  Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY  mengadakan pembinaan dan pertemuan kaum rois se kalurahan Banguntapan pada Rabo, 12 Mei 2021 menjelang hari Raya Idul Fithri 1 Syawal 1442.  Dalam acara ini dihadiri lebih kurang 35 kaum rois se kalurahan setempat. Sebelum dimulai acara inti para rois mengadakan amalan bacaan tahlil yang dipimpin.oleh rois Pedukuhan Maguwo dengan  tujuan  untuk memohonkan ampunan kepada  para pendahulu tak terkecuali yang sudah dipanggil oleh Sang Khaliq semoga diberikan ampunan atas dosa dan kesalahan dan arwahnya ditempatkan tempat yang mulya sesuai dengan amal baktinya. Dan di alam kuburnya semoga diberikan nikmat kubur, dijauhkan dari siksa kubur dan diberikan keluasan di alam kuburnya dan di hari yaumul qiyamah di akui sebagai ummat Muhamm