Langsung ke konten utama

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Bagus Gantung Diri


di Jembatan Tamansari
Korban Gantung Diri di Jembatan Tamansari


Jogja (Mediarakyat.co.id) - Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di Jembatan Tamansari. Tepatnya sebelah timur jembatan dengan posisi menggantung di bawah jembatan sungai. Kejadian ini terjadi Kamis (14/12/2017) petang. Menurut saksi pertama, jazad korban ditemukan pukul 18:49 WIB. Saksi yang terkejut menyaksikan hal tersebut kemudian lari mencari bantuan. 

Sementara saksi pertama mencari bantuan, saksi kedua Gumiai (19) dan Guntur (24) yang sedang melintas juga mendapati korban sudah dalam kondisi pucat kaku.

Korban diketahui bernama Bagus Aswari (52). Korban tinggal tak jauh dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Kauman GM 166 RW 10 RT 35. Lelaki paruh baya itu diketahui sering bekerja membantu sebuah warung soto yang terletak di depan PDHI Kauman.
Jalan tragis ini dipilih oleh korban lantaran sakit yang dideritaya tak kunjung sembuh. Diketahui korban baru dua hari keluar dari rumah sakit.

"Iya, Bagus memang pernah tinggal di sini (Kauman). Baru dua hari keluar rumah sakit karena sering sakit-sakitan", Ujar Pak RW 01 Kauman.

Menurut keterangan dari keponakan korban Rosyan Abidi (20), korban usai opname dari rumah sakit lantaran penyakit dalam. Diduga penyakit korban tidak kunjung sembuh lalu korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. 

korban gantung diri
Proses Evakuasi

Akibat kejadian ini, Jembatan Tamansari dan sekitarnya macet. Banyak warga yang ikut menyaksikan proses evakuasi korban. Selanjutnya korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri untuk proses identifikasi. (NMD)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di