Langsung ke konten utama

Nahdiyana, Santri Eksis Prestasi Melejit

Selebgram
Nahdiyana Fitri Hidayah


Jogja (Mediarakyat.co.id) - Siapa dikalangan santri Pondok Pesantren Krapyak Ali Maksum yang tidak kenal dengan Nahdiyana Fitri Hidayah. Nahdiyana atau kerap disapa Pipit ini lahir di Indramayu, 21 Maret 1995. Senyum manis dari wajah ayu itu selalu ramah menyapa setiap orang. 

Selain ramah, ia juga open mind dengan semua orang. Santri yang juga menjalani kuliah double degree ini sedang menyelesaikan kuliah Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kali jaga dan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Tinggi Islam Yogyakarta. Akhir-akhir ini memang namanya termasuk salah satu nama yang sering diperbincangkan khususnya dikhalayak sosial media instagram. Gadis cantik pemilik akun @nahdiyyaza dengan follower berjumlah 6015 instagram ini juga sering mendapatkan job foto model atau pun sekedar endorse beberapa brand pakaian baik yang sudah booming ataupun branded yang baru bermunculan. 


Tidak heran kalau penampilannya selalu terlihat famous dan trendi baik ketika di kampus atau pun ketika sekedar jalan-jalan. Banyak prestasi yang sudah ia raih melalui hobinya ini diantaranya yaitu 70 semi-finalis hijab hunt 2016, juara 1 fotogenis model ‘mutif’ 2015. Selain di dunia fashion dan pernah dinobatkan menjadi pemilik Japanese style @duahijabtrans7, gadis cantik ini juga pernah mewakili Indonesia sebagai duta Bina Antar Budaya AFS Kizuna Project Japan pada tahun 2012. 

Hijab Sunslik
Nahdiyana, Dalam Kontes Hijab Sunslik

Siapa sangka kesuksesannya dibidang fashion dan modeling ini berawal dari hobinya dari kecil untuk foto-foto dengan banyak orang, “Dari kecil saya memang sudah menyukai dunia foto dan suka sekali ketika diajak foto.” ungkapnya. Segudang prestasi yang pernah ia raih tidak hanya ia dapatkan secara cuma-cuma, disamping dengan usaha dan upaya untuk terus belajar, gadis asli kota Mangga ini juga sering menjalankan amalan-amalan dan memperdalam agama.

“Setiap mencoba jangan takut berfikir takut gagal, itusalah, tapi tanamkan mindset dalam diri dan pikiran bahwa saya disini untuk mencari pengalaman.” ungkap Nahdiyana ketika diwawancara ia pasih tips dan trik menjadi santri berprestasi oleh salah satu crew Majalah Eternal. Jadi tidakkah kalian ingin menjadi pribadi ala-ala santri dan berprestasi seperti ini? (LL)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di