Langsung ke konten utama

Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan


tersangka Johan Salim
Tersangka Johan Salim (51) Kasus Penggelappan Uang PT Merapi Mas Abadi

Sleman (Mediarakyat.co.id) - Melakukan perbuatan tindak pidana penggelapan ratusan juta rupiah, terdakwa Johan Salim alias John (51 th) Direktur Utama (Dirut) PT Merapi Mas Abadi Yogyakarta, dihukum 10 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman. Diketuai Aries Soleh Efendi S.H., M.H. dengan hakim anggota Ali Sobirin S.H., M.H. dan Ita Denie Setyawati S.H., M.H., Senin (18/12). 

Hukuman Johan Salim alias John warga Kalideres Jakarta tersebut lebih ringan dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sadiyo S.H. dan Siti Mahani S.H. dari Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sebelumnya menuntut 18 bulan penjara dikurangi masa tahanan dan membayar biaya perkara Rp. 2.000,00. 

Karena telah terbukti bersalah melakukan pebuatan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan pasal 378 KUH Pidana. Namun, majelis hakim berpendapat lain bahwa perbuatan yang dilakukan terpidana bukan merupakan tindak pidana penipuan. Tetapi terbukti suatu perbuatan tindak pidana penggelapan berulangkali sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan pasal 372 KUH Pidana juncto (jo) pasal 65 ayat 1 KUH Pidana.

sidang kasus PT Merapi Mas Abadi
Persidangan Kasus Penggelapan Uang PT Merapi Mas Abadi

Menurut pengakuan terpidana bahwa PT Merapi Mas Abadi memproduksi berbagai macam Pigura untuk dijual didalam maupun luar negeri. Awalnya berjalan lancar namun lama kelamaan mengalami kemunduran bahkan bangkrut (pailit). 
Di dalam tahun 2016 perusahaan berulang kali meminta dikirim Triplek dari saksi korban Ign Haryoso warga jalan Yogya – Godean Kab Sleman senilai kurang lebih Rp. 262 juta, dibayar dengan tiga lembar Bilyet Giro (BG). Juga meminta dikirim Triplek dari saksi korban Ny Vera senilai kurang lebih Rp. 259 juta, dibayar dengan tiga lembar BG. Tetapi Bilyat Giro (BG) dari tiga Bank di Yogyakarta tersebut sewaktu dicairkan ternyata tidak ada dana-nya (kosong). (Man-Kij) 

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari