Langsung ke konten utama

MILAD YPIR ALMINA KE 13


MediaRakyat.co.id - Yayasan Pendidikan Islam Rifa’iyah Al Mina, tepatnya berada di Jetis Bandungan Kabupaten Semarang  mulai berdiri pada 5 Januari 2005. Dalam perkembanganya, saat ini telah memiliki lembaga pendidikan mulai jenjang kelompok bermain, RA, MI, MTs, SMK yang didalamnya juga terdapat pondok pesantren.

Sabtu, 27 Januari 2018 YPIR Al Mina memperingati Milad yang ke 13 yang dimeriahkan dengan acara peragaan manasik haji yang di ikuti seluruh siswa dan guru, wali murid serta siswa PAUD dari daerah sekitar dengan jumlah peserta mencapai 1200 orang.

Penanggung YPIR Al Mina Drs H. Saefudin, MM. menyampaikan bahwa Milad ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarkan setiap 2 tahun sekali sebagai bentuk rasa syukur serta motivasi yang secara umum juga menjadi media publikasi akan esistensi yayasan ini pada masyarakat. Kegiatan melibatkan semua warga dalam yayasan dan didukung oleh jamaah majelis dzikir Almajas yang mensupport penuh dalam persiapan penyelenggaraan.






Semua peserta tampak penuh semangat mengikuti semua rangkaian peragaan manasik haji dengan lantunan talbiyah yang menggema menggetarkan jiwa, menumbuhkan motivasi untuk kelak benar- benar dapat mewujudkan harapan akan terlaksananya rukun islam yang kelima.

Acara ini digelar di lapangan Saptorenggo Jetis Bandungan yang dalam pembukaanya dihadiri pejabat Kecamatan Bandungan, Muspika , UPTD serta semua pengawas dan penilik dari lembaga pendidikan yang ada di YPIR Al mina yang secara simbolis ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan 100 balon.


Sebuah harapan besar dimulai dari sini, membangun jatidiri dan karakter generasi bangsa yang berkepribadian, cerdas dan berakhlakmulia menjadi visi misi dari YPIR Al Mina ini. (Nikma Lailatul Qodar. (Red)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di