Langsung ke konten utama

Kesenian Jabor ikon Kulon Progo



Kulon Progo (Mediarakyat.co.id) - Kesenian Jabor sebagai ikon Kulon Progo, yang harus kita lestarikan. Kebudayaan adalah suatu hasil karya cipta dan rasa manusia yang ada di masyarakat, sehingga membuahkan hasil suatu kreativitas sebagai perwujudan indrawiyah tolak ukur tingkah laku warga masyarakat, yang berujud seni. Seni budaya terdiri dari, seni klasik (tradisional) dan seni modern (kreasi baru). Seperti halnya kesenian Jabor, yang telah di lupakan di lingkungan masyarakat, khususnya  di desa banjar arum.     

Warudi, kepala desa Desa Banjar Arum yang telah menjabat selama 3 tahun ini di kenal sebagai sosok pemimpin yang peduli dengan seni budaya, dan peduli dengan bermacam-macam kegiatan di desa Banjar Arum, tuturnya kepada pers Mediarakyat.co.id di kantor desa Banjar Arum.   
   

Pria kelahiran 25 september 1958 ini juga mempunyai komitmen terhadap pembangunan ekonomi di wilayahnya dengan  meningkatkan PEADES (Pendapatan Asli Desa) di targetkan tahun 2019 bisa mencapai 500 juta, beliau juga membuat ruko dengan dana sekitar 800 juta, 1 sewa pertahun sekitar 10 juta per 1 ruko sedangkan ruko seluruhnya ada 9 ruko. Program ini di buat untuk meningkatkan pendapatan desa.          

Mengabdi diri menjadi pelayan masyarakat sebagai fasilisator dan motivator untuk membangun kemajuan ekonomi yang berbasis budaya demi terwujudnya desa yang maju dan Kulon Progo yang Binangun. Harapan ini yang beliau sampaikan demi mewujudkan Desa Banjar Arum yang mandiri, beriman dan bertaqwa sebagai dasar kemajuan desa, menjadi visi perjuangan Wahudi,  menjujung tinggi nilai budaya, norma adat sosial kemasyarakan dan norma hukum dengan kejelasan informasi dan tindakan persuasif kearifan lokal, kaitannya menuju tatanan masyarakat yang aman dan nyaman. Tandasnya mengakhiri bincang - bincang kepada pers. (ST) 

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari