Langsung ke konten utama

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan

Yogyakarta (MediaRakyat.co.id) - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman.


BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami diajak ikut berpartisipasi di acara ini,terangnya.


Rahadian Dewanto, SH., MKn juga menyampaikan tentang perkembangan BPR DEWA ARTHAKA MULYA bahwa BPR DEWA ARTHAKA mengambil mengalami sisi di tahun 2008 akhir kemudian 2009 sudah berganti nama nenjadi DEWA ARTHAKA MULYA.


Aset waktu kita ambil itu sekitar 4,5 miliar kemudian untuk aset kita terakhir di tahun 2018 terakhir sekitar 23 miliar sedangkan untuk produk unggulan kami sementara ini kita ada yang namanya Tabungan Arisan di mana tabungan ini kita undi setiap bulan dan untuk setiap pengundian bagi yang menang begitu mendapat undian kebelakangnya sudah tidak membayar kembali, jelas Rahadian Dewanto.


Kemudian untuk Grand Prizenya untuk bulan ke-36 itu hadiahnya mobil Brio kemungkinan akan diundi Bulan Agustus atau Bulan September, kemudian untuk kredit hampir sama dengan BPR-BPR lain, tapi kami mungkin dalam suku bunga cukup bersaing bisa mencapai 750 juta kredit kami, imbuhnya.


Akan kami kembangkan tabungan arisan dan tabungan berhadiah lainnya. Kemudian untuk deposito bunga kami cukup juga cukup kompetitif seperti bunga yang lainnya juga ungkapnya.


Posisi kita sekarang tergantung jangka waktu ditiga bulan itu 675 dan dienam bulan 7,5 persen kemudian diduabelas bulan kita meningkat 875


Mulai akhir tahun 2018 akhir ini kami mengembangkan Tabungan Siswa di mana kami merangkul beberapa sekolah khususnya SD untuk memberikan semacam pendidikan pada anak-anak supaya ada gerakan gemar menabung, ajaknya. (Maryatun/Red)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua