Langsung ke konten utama

Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Berhasil Meluluskan dan Mewisuda 1507 Program Sarjana dan Diploma Periode II Tahun Akademik 2018/2019



Yogyakarta (MediaRakyat.co.id) Rektor Universitas Gadjah Mada telah berjasil meluluskan dan mewisuda 1507 lulusan Program Sarjana dan Diploma Periode II Tahun Akademik 2018/2019.

Acara wisuda digelar Rabu 20/02/2019 di Auditorium Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada. Hadir dalam acara Wisuda Program Sarjana dan Diploma Ketua Majelis Wali Amanat, Ketua Senat Akademik, Ketua Dewan Guru Besar, Pengurus Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada, Para Dekan di lingkungan UGM,orang tua wali wisudawan wisudawati.

Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof Panut Mulyono telah meluluskan dan mewisuda 1.507 wisudawan Program Sarjana dan Diploma Periode II Tahun Akademik 2018/2019. Terdiri dari 1.361 lulusan Program Sarjana ( termasuk 3 wisudawan berasal dari Warga Negara Asing) dan 146 lulusan Program Diploma (termasuk 22 wisudawan Program D4).

Masa studi rata- rata 4 tahun 7 bulan dengan waktu studi tersingkat diraih oleh Jonathan Evert Rayon dari Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Fisipol yang lulus dalam waktu 3 tahun 1 bulan 14 hari. Sedangkan masa studi rata- rata untuk program dengan lulusan studi tersingkat diraih oleh Esha Minati dari Prodi D3 Pariwisata, Sekolah Vokasi yang menyelesaikan studi dalam waktu 2 tahun 11 bulan.

Indeks Prestasi Kumulatif ( IPK ) rata- rata untuk program Sarjana adalah 3, 34-dengan lulusan predikat IPK tertinggi diraih oleh Alexandra Geradina Maretta dari Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum. Yang lulus dengan IPK 3, 96, sedangkan IPK rata- rata untuk program Diploma adalah 3, 12 dengan wisudawan yang meraih IPK tertinggi adalah Yunita Astara dari Prodi D3 Akutansi, Sekolah Vokasi lulus deng IPK 3, 87

Pada periode ini terdapat wisudawan dari penerima  beasiswa Bidikmisi sebanyak 224 orang untuk Program Sarjana, 5 orang untuk wisudawan. Program Diploma. Wisudawan  Program  Sarjana yang berasal dari daerah 3T sebanyak 52 orang.

Pada kesempatan yang berbahagia Rektor Prof. Panut Mulyono mengucapkan selamat kepada saudara- saudara yang telah meraih prestasi gemilang dan saya turut berbahagia atas keberhasilan semua wisudawan wisudawati. Ucapan selamat juga disampaikan kepada orang tua dan wali serta para dosen yang telah senantiasa mendampingi dan membimbing anak didik kita untuk menjadi insan- insan yang bermartabat dan berguna bagi masyarakat, Negara dan Bangsa, ungkapnya.

Kepada wisudawan wisudawati setiap lulusan UGM diharapkan selalu memiliki semangat gotong royong dan peduli rakyat kecil dan memberikan perhatian pada mereka yang tertinggalkan dari kemajuan pembangunan.

Saya berharap kehadiran saudara nantinya di tengah masyarakat bisa sungguh- sungguh memberi arti, menawarkan solusi terhadap  setiap persoalan serta membawa perubahan ke arah yang lebih baik, pungkasnya. (Maryatun/Red)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan