Langsung ke konten utama

Desa Sampang Adakan Rembug Desa

Gunung Kidul (Mediarakyat.co.id) - Bertempat di Balai Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, DIY adakan rembug desa. Acara ini dihadiri Suharman selaku Kepala Desa dan para dukuh, BPD, PKK, Karan
g Taruna, tokoh masyarakat Hari Nugroho dari Babinkamtibmas Polsek Gedangsari dan jajarang anggota Kecamatan Gedangsari. Demikian disampaikan Sumardi Kaur Pelayanan Umum disela-sela acara saat jeda isoma (istirahat solat makan) karena saat itu Kades Sampang, Suharman sedang sibuk mempersiapkan materi acara yang sedang berlangsung pada Rabu Pahing (31/7) bulan lalu.

Selanjutnya Sumardi adanya kegiatan ini menerangkan bahwa dalam forum rembug desa ini banyak yang dibahas terutama dari setiap pedukuhan yang mengusulkan keberadaan yang berada di masing-masing Pedukuhan, namun dalam usulan ada kalanya sudah terbahas tahun sebelumnya, namun ada beberapa yang perlu dibahas antara lain mengenai SDA, SDM, beberapa sumber air bersih dan rintisan desa wisata, juga masalah kesehatan terutama balita yang nantinya akan dipersiapkan sebagai generasi yang bebas dari narkoba sehat jasmani dan rohani serta mempersiapkan adanya rintisan objek wisata. Dalan rintisan objek wisata ini memang banyak dipersiapkan terutama sumber daya manusia bagaimana cara mengemas sumber daya alam sehingga nantinya pengunjung tertarik keberadaan objek wisata yang disajikan.

Juga adanya pembinaan home industri, ini perlu sekali karena manakala home industri ini sudah mampu dibudidayakan di masing-masing pedukuhan nantinya bagi warga yang membutuhkan baik dari kalangan manapun tak perlu ke wilayah tetangga dengan harapan nantinya akan bisa meningkatkan PAD desa Sampang. Demikian terang Sumardi. (Adn/Bdn)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di