Langsung ke konten utama

Kiri; M.Imam kanan;Sumaryanto

Jatibungkus Terima Bantuan Air Bersih                             1 Tangki


        Kiri, Martono Imam Santoso SIP,                            kanan; Maryanta


Gunungkidul (mediarakyat.co.id). Bertempat di kediaman Sumaryanta sebagai Kepala  Desa Hargomulyo, , Kecamatan Gedangasari, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY, Pedukuhan Jatibungkus terima bantuan air bersih 1 Tangki dari BUMD & BUKP, Bang BPD Propinsi DIY disaksikan pejabat terkait Pemkab Gunungkidul, Forkopimca Kecamatan Gedangsari dan sejumlah masyarakat setempat.
Serah terima air bersih kepada warga masyarakat secara simbolis diterimakan kepada Kades Hargomulyo disambut baik oleh warga masyarakat juga jajaran Forkopimca Kecamatan Gedangasari.
Sebelum air dibagikan kepada warga Camat Gedangasari, Martono Imam Santoso, SIP, dalam sambutannya antara antara lain mengajak kepada seluruh warga masyarakat agar ada yang peduli wakaf mata air. Untuk menggantikan saat kemarau yang cukup panjang ini ibarat tetesan air mata   menjadi mata air.
Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa untuk memiliki mata air memang tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan namun  kita harus mampu merubah mainset indikator menuju paradigma yang sesuai dengan perkembangan teknologi  modern. Sehingga warga masyarakat bilamana setiap dusun sudah memiliki pamdus sebagai mata air lebih dari satu tempat jelas setiap datang musim kemarau akan sangat mengurangi droping air bersih dari pihak manapun.
"Harapan kedepan kita harus menyadari bahwa wilayah Hargomulyo dan sekitarnya saat kemarau jelas kita butuh air, namun saat hujan wilayah kita rawan longsor, maka jalan keluar kita harus mampu menyikapi untuk mengelola lingkungan baik mengenai kebutuhan air bersih maupun yang kita anggap rawan longsor agar warga tidak kena dampak akibat tanah atau tebing yang longsor maupun kekurangan air". Jelasnya. (adn/bdn);




Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di