Langsung ke konten utama

Sugiyanto

Berawal Penjual Areng Inginkan Pimpin Desa Serut

                              Sugiyanto


Gunungkidul (mediarakyat.co.id). Namanya Sugiyanto yang kesehariannya menjual areng di Pasar Demangan Yogyakarta, namun ia berdomisili dan sebagai warga di Pedukuhan Karangpadang, Desa Serut, Kecamatan Gedangasari, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY.
Saat dihubungi di kediiamannya berkaitan dengan adanya pilihan kepala desa didesanya maka ia menjelaskan sudah resmi mendaftarkan dirinya sebagai bacalon Kades alias siap memimpin Desa Serut.
Mengenai latar belakang pendidikan dan gerak langkahnya diakuinya, pendidikan sederajat SLTA, namun kiprahnya di desa Serut sudah hampir dua tahun ia menduduki jabatan Ketua BUMDES Desa Serut.   Selama menjabat sebagai ketua BUMDES sampai saat ini kekayaan yang ia pimpin sudah mencapai kurang lebih hampir tigapuluh lima juta rupiah.
Saat ditanyakan benarkah anda mencalonkan diri ikut sebagai kandidat dalam pilkades di desa setempat, pihaknya membenarkan bahwa dirinya siap dipilih oleh warga masyarakat desa setempat untuk memimpin desa Serut manakala diberikan amanah oleh warga masyarakat. Dijelaskannya bahwa sebelum jatuh tempo pemilihan pilkades tidak akan obral janji, karena janji adalah hutang, namun keberangkatan sebagai calon Kades menanamkan kepercayaan kepada warga masyarakat yang ingin mempunyai seorang kepala desa yang amanah dan siap mencarikan solusi atau jalan ke luar untuk mengatasi keinginan masyarakat secara global.  Karena nantinya kebijakan harus berpihak kepada masyarakat dan kesepatan dengan  lembaga yang ada di desa Serut. Contoh; kebutuhan masyarakat yang paling dominan adalah kebutuhan air bersih terlebih di musim kemarau yang cukup panjang ini atau disaat musim hujan untuk mengatasi dampak air hujan. Maka adanya BUMDES ini akan merencanakn mengebor untuk membuat mata air di dua tempat.
Selanjutnya harapan ke depan berkaitan dengan pilkades ini, diakuinya bahwa dirinya sudah mohon doa restu kepada seluruh warga masyarakat untuk memilih dirinya, apabila dirinya terpilih untuk mengemban amanah enam tahun ke depan  insyaalloh akan melaksanakan tugas sesuai dengan koridor perundangan yang berlaku  untuk kepentingan masyarakat Desa Serut pada umumnya dan siap kapan saja menerima kritik yang bersifat konstruktif demi kebaikan dan kemajuan kita bersama.  Selanjutnya pada akhir pembicaraan, ia mengatakan bahwa undian nomor calon pemilihan kades akan diundi dan pemilihannya menunggu pengumuman dari panitya selanjutnya, semunya diserahkan kepada Sang Pencita semoga nomor yang ia terima dipilih oleh masyarakat Desa Serut. Demikian pinta Sugiyanto. (adn/bdn)
















































































































































































































































































































































































































Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di