Langsung ke konten utama

Suraji

Suraji Berbekal Pengalaman Siap Maju Pilkades



Suraji
 
Gunungkidul (MediaRakyat.Co.id). Seperti apa yang disampaikan, Suraji, dari Pedukuhan Bibis, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY, Suraji sejak 1982 ia mendaftarkan diri sebagai anggota Polri dan sejak tahun itu pula ia diterima dan langsung melaksanakan tugas sebagai anggota Polri. Selama tugas  tak bisa dipungkiri saat menjalankan tugasnya mengalami pindah tugas dari satu kota ke kota lain bahkan sampai  luar Jawa. Dan sampai saat ini menurut pengakuannya ia masih dinas di  kawasan Jakarta hingga lebih kurang 13 bulan lagi purna tugas.
Maka saat menjalankan tugasnya selama 37 tahun diakuinya pulang kampung seakan sebagai orang pendatang banyak yang belum dikenal maupun kenal kecuali keluarga, tetangga dekat maupun kerabat.
Niatan Suraji pulang kampung untuk mengikuti bursa pilkades di desa asalnya sebelumnya tak ada bayangan sedikitpun. Mengapa hal ini terjadi menurut pengakuannya, saat itu ada beberapa teman baik dari desa Krambilsawit maupun dari desa lain seangkatannya memberikan dorongan untuk maju sebagai calon kepala desa yang nantinya untuk membangun desa tersebut lebih maju dan baik di segala sektor, demikian pinta teman seangkatannya yang tidak mau menyebutkan namanya.
Berawal dari dorongan beberapa teman, berembuglah Suraji dengan anak dan istrinya untuk merestuinya dirinya akan mencalonkan diri dalam bursa pilkades, karena hasil musyawarah menyetujuinya akhirnya ia pertama kali minta ijin komandan di kesatuannya dengan menyampaikan maksud dan tujuannya. Berbekal ijin dari komandan selanjutnya Suraji pulang kampung memenuhi dan melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh panitia pemilihan kepala desa Krambilsawit sesuai dengan Perbup yang tercantum pada Bab VII, pasal 15 pasal 17 dan pasal 18.
Dikala mengambil nomor undian, karena calon kepala desa di Desa Krambilsawit ada dua kandidat, Suraji saat mengambil nomor undian, pihaknya mendapat undian nomor satu.
Saat dihubungi dikediamannya menerangkan bahwa ia sudah legal mendapat undian nomor satu, jauh jauh sebelumnya sejak mendapat dorongan untuk maju dalam pilkades sedikit banyak sudah memperkenalkan dirinya terhadap masyarakat lingkungan khususnya dan masyarakat Krambilsawit pada umumnya.
Dalam pesta demokrasi pelaksanaan pilkades yang akan digelar tanggal 23 Nopember 2019 nantinya Suraji mempercayakan kepada seluruh masyarakat apabila dirinya diberikan amanah untuk memimpin Krambilsawit 6 tahun ke depan, ia siap menjalankan tugas secara transparan, akuntabel, kredibel, loyal, menjaga reputasi seorang pejabat dan  tidak menutup kemungkinan siap menerima kritik dan saran yang bersipat konstruktif untuk kemajuan dan peningkatan mutu Desa Krambilsawit. Demikian harap Suraji kepada Media Rakyat. (adn/bdn)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di