Langsung ke konten utama

Sutarpan

TMMD ke-3 Masuk Desa Girisekar


Kades Girisekar, Sutarpan

Gunungkidul (mediarakyat.co.id). Bertempat di ruang Sutarpan, SIP. Kepala Desa Girisekar, Kecamatan Panggang,   Kabupaten Gunungkidul, Propinsi DIY  telah berlangsung pertemuan singkat dengan jajaran anggota Kodim Gunungkidul pada Senin Pon (30 Sept 2019).
Sutarpan, saat dihubungi  dalam  pertemuan singkat ini, pihaknya menjelaskan bahwa di desa Girisekar akan digelar bakti sosial TMMD Angkatan ke-3, dan rencana ini akan dilaksanakan selama satu bulan yang akan dibuka dan dimulai pada tanggal 2 Oktober  2019. Rencana pembukaan ini akan dilaksanakan di lokasi Tlogogede oleh Bupati Gunungkidul disaksikan oleh warga  masyarakat  dan jajaran terkait Forkopimda  Gunungkidul.
Sasaran TMMD selama 30 hari ini akan melaksanakan pengerasan jalan  di beberapa dusun di desa setempat yakni; Dusun Warak, Dusun Sawah, Dusun Mendak, Dusun Kijingan dan Jeruktelu. Semuanya akan menelan biaya sejumlah Rp. 300 juta. Sejumlah anggaran tersebut dari Pemprop DIY Rp. 75 juta, dan dari Pemkab Gunungkidul Rp.225 juta.
Ditengah maraknya TMMD melaksanakan bakti sosial di Desa Girisekar, Sutarpan, menambahkan bahwa desa yang ia pimpin akan melaksanakan kirab budaya dan rasulan. Rencana ini akan diselenggarakan pada Sabtu Pahing (19 Okt. 2019). Sebelum acara gelar budaya dilangsungkan rencananya pada Senin Kliwon (7 Okt.2019) akan diadakan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan dhalang dari ISI Yogyakarta.
Adapun serangkaian gelar budaya tersebut disamping diadakan kenduri akan dipentaskan  beberapa kesenian, gejok lesung, dan dagelan.
Dengan digelarnya gelar budaya termasuk seni pedhalangan dan rasulan ini diharapkan memperkuat makna yang lebih dalam, karenanya bukan hanya sekedar hiburan tetapi  juga penanda perjalanan kehidupan spiritual yang lebih bermanfaat. Demikian harap pak Kades. (Adn/Bdn).




Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di