Langsung ke konten utama
    Sagiyanto Terpilih Sebagai Kades      Purwodadi


Gunungkidul (media rakyat.co.id). Sugiyanto, berawal  sebagai pendidik di sebuah sekolah swasta,  sebut saja SMP Muhammadiyah di kawasan Tepus mengikuti bursa pilkades yang digelar pada Sabtu, 23 Nopember 2019 lalu, ia diberikan kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY. Demikian dijelaskan Sugiyanto dikediamannya dari Pedukuhan  Ngande-ande desa setempat pada Rabu, 5 Desember 2019.
Saat dihubungi dikediamannya yang berkaitan atas dirinya terpilih sebagai Kepala Desa untuk mengemban amanat dari masyarakat Purwodadi, ia menjelaskan akan melaksanakan roda pemerintahannya sesuai dengan visi dan misi yang disampaikan pra pemilihan Pilkades digelar yakni Purwodadi bersatu, berimbang, dan inovatif  untuk kemajuan, kenyamanan  meningkatkan perekonomian terutama dititikberatkan lewat destinasi wisata. Adapun destinasi wisata tersebut adalah; Pantai Ngetung, Pantai Timang, Pantai Jogan, Pantai Nglambor dan Pantai Siung.
Adapun mengenai pertanian yang pengairannya karena kurang memenuhi syarat perlu diadakan pengawalan dan pendampingan agar para petani untuk menggunakan lahan pertanian untuk bercocok tanam  sesuai dengan  anjuran dari pihak terkait.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan untuk kemajuan desa setempat lewat pendidikan formal maupun non formal yang melibatkan semua unsur lembaga  yang ada baik dari Toga (Tokoh Agama), Tomas (Tokoh Masyarakat), dan Karang Taruna.
Adapun keberadaan kantor desa yang bertepatan di pinggir jalan sehingga apabila desa punya gawe atau event penting akan sangat mengganggu arus lalu-lintas, maka akan dipertimbangkan kemudian bersama pihak terkait dan seluruh masyarakat dimana yang paling pas dan strategi untuk kantor desa, karena hal ini akan membawa harum nama desa Purwodadi. Demikian harap Sugiyanto kepada Media Rakyat.Co.id. (adn/bdn).

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di