Langsung ke konten utama

Suhadi, Lrh. Pacarejo

Desa Pacarejo Akan Didirikan untuk Pengembangan Dua Perguruan Tinggi


                   Kades Pacarejo, Suhadi

Gunungkidul (MediaRakyat.Co.id).  Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY direncanakan  akan didirikan untuk pengembangan dua kampus perguruan tinggi yang akan menempati lahan seluas 18 Hektar. Demikian disampaikan Suhadi, Kepala Desa Pacarrejo,  di ruang kerjanya pada Senin, 6 Januari 2020.
Lebih lanjut, Suhadi, menerangkan bahwa dua perguruan tinggi yang akan dibangun di Desa Pacarejo nantinya ada dua perguruan tinggi yakni UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) yang akan menempati lahan seluas 5 (lima)  Hektar. Dan UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta yang akan menempati lahan seluas 13 Hektar.
Harapan Suhadi adanya perguruan tinggi apabila sarana pembangunan gedung sudah finish pembangunannya nantinya diharapkan  tidak hanya sebatas untuk laboratorium saja, akan tetapi dimanfaatkan untuk perkuliahan awal para mahasiswa yang akan menimba ilmu pengetahuan sampai tingkat purna wisata. Karena manakala dengan adanya perkuliahan minimal akan  menambah meningkatkan perekonomian dikawasan kampus.
            Camat Semanu, Huntoro PW

Camat Semanu, Huntoro Purbo Wargono, SH. membenarkan berita mengenai pengembangan dua perguruan tinggi ini yang berlokasi di Desa Pacarrejo malah pihaknya menambahkan bahwa salah satu dua perguruan tinggi yakni dari UPN akan menambah lahan lagi lebih kurang 15 lagi, namun  untuk penambahan  itu terlebih akan disosialisasikan lebih dulu ke warga masyarakat.
Harapan Huntoro akan keberadaan lahan perguruan tinggi keduanya  tersebut nantinya segera dimanfaatkan untuk perkuliahan sehingga jauh atau dekat bisa meningkatkan perekonomian sekeliling kampus, demikian harapna. (adn/bdn)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di