Langsung ke konten utama

Ngadi, Lrh. Giri Panggung

Desa Giripanggung Maju Lomba Desa Mewakili Kecamatan Tepus


         Kepala Desa Giripanggung. Ngadi.


Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id). Perlombaan antar desa yang mewakili dari masing-masing kecamatan se Kabupaten Gunungkidul putaran urutan yang ke 15 (Limabelas) di  Desa Giripanggung, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Acara ini dihadiri dari Team evaluasi perlombaan pemkab setempat yang dipimpin Sudjoko, SSos.MSi., dari Dinas P3AKBPMD, juga Forkopimcam Kecamatan  Tepus dan segenap para  tokoh lembaga masyarakat dan masyarakat desa Giripanggung. Demikian disampaikan Kepala Desa Giripanggung, Ngadi, sehabis acara berlangsung pada Rabo Pin (18 Maret 2020).
Dihadapan para team evaluasi perlombaan desa ini Kepala Desa, Ngadi, menyampaikan paparannya antara lain ada 3 (tiga) bidang yakni; bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, bidang kemasyarakatan.
Mengenai keadaan umum kewilayahan yang seluas 2012.3030 Ha, Ketinggian 300 dpl ini berbatasan: sebelah Utara berbatasan dengan Desa Candirejo Semanu; Sebelah  Selatan berbatasan dengan Desa Purwodadi, Tepus; sebelah Barat Sumberwungu, Tepus; sebelah Timur desa Botodayaan, Robgkop.
Adapun pembagian wilayah ada 14 Pedukuhan 15 RW, 60 RT. Jumlah penduduk tahun 2018, 6.444 jiwa. Jumlah Kepala Keluarga 1750 KK. Pada tahun 2019 jumlah penduduk 6.340 jiwa. Jumlah Kepala Keluarga tahun 2019, 1.774 KK.
Mengenai pekerjaan masyarakat pihaknya menyampaikan antara lain : petani ada 2.893; wiraswasta ada 503; buruh harian lepas ada 814; karyawan swasta ada 360; ASN ada 27; pensiunan ada 17; mengurus rumah tangga ada 225; perangkat desa ada 25; tidak bekerja 0, lain-lain 2 orang.
Sebenarnya masih banyak paparan yang harus disampaikan  dihadapan  team evaluasi lomba desa ini namun karena tiap personal sudah disuguhkan buku catatan kegiatan sehingga, maka penyampaian  paparannya dipersingkat, namun demikian diakuinya masih ada beberapa permasalahan yang belum diselesaikan akan tetapi ada upaya penyelesaian. Mengenai permasalahan antara lain : adanya sarana prasarana yang belum.memadahi; minimnya inovasi pertanian dan berkurangnya minat kerja di bidang pertanian; belum optimalnya pemanfaatan potensi desa baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia; masih adanya  rumah tangga miskin atau kurang  mampu. Adapun rencana  pemecahan permasalahan dimaksud yakni ; Dengan membangun sarana infrastruktur desa dengan APBDes; Meningkatkan kapasitas melalui kelompok tani; Melaksanakan program pelatihan-pelatihan dan peningkatan kapasitas; Melaksanakan program pemberdayaan masyarakat,; Penanggulangan kemiskinan dengan berbagi program pemberdayaan baik dengan APBDes, CSR Perusahaan, maupun dengan mengajukan usulan kegiatan ke Pemerintah Daerah dan Pusat.
Mengenai hasil lomba yang diberikan  dari Team peneliti akan memberi urutan ke berapa dipersilahkan namun bila untuk  maju lomba mewakili dari  kabupaten Gunungkidul kami segenap warga Giripanggung siap. Demikian harapan Pak Kades. (adn/bdn).

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di