Langsung ke konten utama

Sunaryo, Lrh. Pilangrejo



Desa Pilangrejo Maju Lomba Tingkat Kabupaten Mewakili Kecamatan Nglipar

                Kades Pilangrejo: Sunaryo

Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id). Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY maju lomba evaluasi perkembangan desa tingkat kabupaten mewakili dari Kecamatan Nglipar. Dalam acara ini dihadiri selain dari tim evaluasi tingkat kabupaten Gunungkidul, masyarakat setempat juga dari Dinas Kecamatan beserta Forkopimcam Kecamatan Nglipar. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kesenian dan paduan suara dari desa setempat. Demikian disampaikan Kades Pilangrejo, Sunaryo, pada usai acara  berlangsung pada Senin Pahing (2 Maret 2020) lalu.
Menurut Sunaryo, mengenai topografi desa Pilanhrejo: sebelah Utara berbatasan dengan Desa Tegalrejo, Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kedongpoh, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Katongan sedang sebelah Timur berbatasan dengan Desa Natah.
Desa Pilangrejo mempunyai luas area 800  Ha yang terdiri dari pekarangan.  sawah dan tegal. Adapun yang menjadi aikon wisata adalah Embong Bathara Sriten dan Pasar Tradisional yang berada di Pedukuhan Wotgaleh.
Mengenai Embong Bathara Sriten yang ketinggiannya mencapai lebih kurang 887 m dari permukaan air laut. Embong ini mulai dibangun 2014 dan selesai dibangun diresmikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono ke 10 pada 17 Maret 2015.
Sedang keberadaan Pasar Tradisional di Pedukuhan Wotgaleh ini sangat menopang peredaran perekonomian di desa setempat, karena semua hasil bumi dan produk olahan masyarakat baik dari desa setempat maupun desa lain dipasarkan di Pasar Wotgaleh.
Lebih lanjut, Sunaryo,  menyampaikan dalam.paparannya untuk melengkapi penilaian dari tim evaluasi tingkat kabupaten Gunungkidul diantaranya: mengenai:  Visi dan misi. Adanya dorongan partisipasi masyarakat dalam membangun infrakstruktur. Mengembangkan potensi wisata dan budaya. Meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan formal dan informal. Memupuk toleransi antar umat beragama. Meningkatkan keamanan.masyarakat yang bekerja sama dengan Babinkamtibmas dan Babinsa di desa setempat. Meningkatkan pelayanan keterbukaan publik. Meningkatkan tata kelola administrasi. Meningkatkan tata kelola yang berimbang antara lembaga desa dan instansi desa. Juga pada panen kedua setiap tahunnya yang jatuh pada hari Rabo Legi malem Kamis Pahing diadakan ritual bersih dusun, ritual ini sebagai tanda rasa syukur dan terima kasih atas limpahan rahmat dari Sang Pencipta untuk para petani yang dianugerahi hasil tanaman yang sangat memuaskan. Sebelum acara ritual bersih dusun ini dilakukan diawali dengan gelar budaya baik yang bernafaskan agama maupun tradisional  demi menyemarakkan situasi dan kondisi dan mungkin bisa jadi daya tarik para wisatawan baik lokal maupun domestik.
Demikian terang Sunaryo kepada Media Rakyat. (adn/bdn).

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan