Langsung ke konten utama

Giyanto, Lurah Terbah

Lurah Terbah Lantik  Pamong Kalurahan


   Lurah Terbah, Giyanto (duduk empat dari                kiri) bersama pamong dan staf


Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id). Bertempat di balai Kalurahan Terbah. Giyanto, Lurah Kalurahan Terbah, , Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY telah   melantik dan mengambil sumpah janji  pamong dan pengukuhan staf kelurahan disaksikan Panewu, KUA,    Forkompimka, Danramil, Kapolsek Kapanewon Patuk ,  Babinkamtibmas, Babinka, dan para pimpinan lembaga Kalurahan pada Rabo Wage (17 Juni 2020) lalu.  Demikian disampaikan Giyanto di  balai kalurahan setempat  pada Senin Kliwon, 13 Juli 2020.
Selanjutnya,  Giyanto menjelaskan bahwa konversi mengenai perangkat menjadi Pamong, dan jabatan kepala dukuh tidak ada perubahan jadi tetap namanya dukuh. Hal ini dijelaskan menurutnya  bahwa perubahan ini berkaitan dengan adanya pamong sebagai pemangku keistimewaan maka yang diprioritaskan yakni: Pertanahan, Tata Ruang, Kelembagaan dan Kebudayaan.

Adapun mengenai pertanahan ia menjelaskan mengenai pensertifikatan tanah dalam proses PTSL diharapkan tiga (3) tahun ke depan selesai semua. Namun untuk tanah SG (Sultan Ground) sejumlah 26 bidang sudah selesai.
.
Mengenai tata ruang dan kelembagaan sambil berjalan nantinya akan dibenahi dikemudian hari manakala ada yang kurang tepat.
Selanjutnya tentang kebudayaan,   Giyanto, menerangkan mengenai kebudayaan sudah diawali di tiap tiap pedukuhan untuk menggerakkan budaya adi luhung seni karawitan dengan nama "Langen Budoyo" . Bahkan di Kalurahan Terbah juga mempunyai sosok dhalang yang cukup di kenal di kawasan Kapanewon Patuk dan sekitarnya. Ki Dhalang ini  yang juga sebagai pamong kalurahan yang menjabat sebagai Ulu-ulu.
 Adapun nama lengkapnya Ki Rambadi Purbo Carito yang sering pentas  pada acara Carangan Bersih Dusun dan Bersih Desa. KI Rambadi ini punya putera laki-laki bernama Bayu Prakoso. Bayu Prakoso  ini sejak kecil sudah terdidik dalam kisah cerita seni pewayangan yang nantinya ia  akan mewarisi untuk melestarikan keahliannya dari orang tuanya. Bayu Prakoso sudah terbukti mampu mempertontonkan saat festival pentas dhalang cilik tingkat Kabupaten  mewakili dari Kapanewon Patuk tiga kali.
Harapan Giyanto kedepan apabila Covid-19 sudah musnah dari bumi Perdikan Nusantara Ki Rambadi Purbo Carito akan dipentaskan untuk menghibur warga masyarakat yang sudah cukup lama dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, demikian harapnya. (bdn.adn)






Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di