Langsung ke konten utama

 Sukaryono  Akan Pentaskan Wayang Kulit Sambut Tahun Baru 2021





Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id). Sukaryono adalah seorang Pamong Jogoboyo , Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul pada akhir tahun 2020 (hari ini 31 Desember 2020) akan tampil pentas wayang kulit semalam suntuk  untuk menyambut Tahun Baru 2021, dan sekaligus  menghibur permintaan  salah seorang warga di kalurahan setempat dalam rangka menikahkan putrinya dengan cerita "Rabine Janoko" atau "Rabine Seorang Ksatria dalam pewayangan". Demikian disampaikan Sukaryono saat ditemui di ruang kerjanya pada pertengahan Desember 2020.

Lebih lanjut, Sukaryono, menjelaskan bahwa ia bisa mempentaskan seni pewayangan ini tidak berawal dari pendidikan formal, melainkan berawal rasa senang dan cinta terhadap kesenian budaya Jawa sejak masih di bangku Sekolah Dasar. Maka keahlian ini ia jelaskan  autodidact [ (autos: sendiri ; didasko: aku belajar)  arti lebih jelas adalah  orang yang telah mencapai tingkatan tinggi dalam ilmu pengetahuan hanya dengan jalan belajar sendiri]. 

Ditambahkannya, bahwa ia tidak hanya seni pewayangan saja akan tetapi ia juga sebagai  sutradara seni kethoprak  di kawasan Kalurahan Planjan dan sekitarnya. Dalam pentas seni pedalangan yang  dilandasi dengan rasa senang dan nguri-uri budaya Jawa ini manakala dibutuhkan bagi penggemarnya untuk pentas baik siang maupun malam mengenai biaya adalah harga persahabatan, dalam arti kedua belah tidak merasa dirugikan namun merasa senang dan saling membutuhkan.

Pelaksanaan dalam pentas seni pedalangan ia tidak bekerja sendiri melainkan ada beberapa  personal yang juga ikut berperan terutama dalam menabuh (memukul) gamelan yang bernadakan slendro maupun pelog yang jauh jauh sebelumnya sudah mempelajari bagaimana suara gamelan itu indah, merdu dan menyentuh pendengarnya menjadi terkesima. Biasanya kru gamelan ini ada 24 personal yang sudah ahli. Kelengkapan pentas ini biasanya juga dengan Waranggono atau Pesinden  yang melantunkan suara untuk mengiringi gamelan. Dan kadang kala juga ada bintang tamu. Namun untuk pentas di malam tahun baru ini tidak mengundang bintang tamu.

Diharapkan dengan digelarnya  adanya hiburan  pentas wayang kulit  tersebut untuk menyambut tahun baru 2021 warga tetap melaksanakan anjuran protokol kesehatan untuk meminimalisir terjangkitnya Covid-19, dan tidak perlu ke tempat yang jauh akan tetapi cukup di  kawasan kalurahan setempat. Demikian harap Sukaryono kepada Media Rakyat.Co.id (bdn/adn).

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di