Langsung ke konten utama

 Jum'at Gumregah, Sedekah, Barokah dan Peduli Sesama



Rutinitas tempat pengambilan bahan sembako dijaga oleh ibu ibu setempat.




Bantul, (Media Rakyat.Co.id). Sampai sekarang setiap hari Jumat sejak adanya pandemi Covid-19 merajalela ke seantero dunia yang diawali oleh Pemerintah dan pihak  terkait memberikan bantuan sosial, maka Pedak Baru, Pedukuhan Karangbendo, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY warga setempat dengan semangat kebersamaan dan kerelaan   juga  ikut berpartisipasi  mengadakan Jumat Grumegah, Sedekah, Barokah dengan memberikan bantuan bahan sembako kepada warga yang membutuhkan untuk mengambil sendiri  pada tempat yang sudah disediakan secara rutin. Demikian disampaikan Ketua Jumat Gumregah Sedekah, Muryani Sultan Barir, saat ditempat pengambilan sembako, pada Jumat, 8 Januari 2021.

Lebih lanjut, Muryani, menjelaskan bahwa adanya pembelian  bahan sembako adalah dari donatur para warga setempat yang diterima  pada Kamis malam, dan Jum'at pagi di belanjakan, sehabis belanja bahan sembako tersebut dikemas  oleh para pengurus. Setelah selesai pengemasannya pengurus mengumumkan kepada warga yang membutuhkan untuk mengambil bahan sembako tersebut. 

Adapun nilai adanya Jum'at Gumregah, Sedekah ini, Muryani, menjelaskan kepada warga bahwa; "bersedekah di jalan Alloh dan berjuang dengan harta menunjukkan gejala yang paling tepat dari kesehatan jiwa.  Juga sebagai sarana pendidikan jiwa agar menyukai kebaikan. Maka bagi mereka yang suka memberikan anjuran ke arah kebaikan sudah sepantasnyalah suka mengorbankan sebahagian hartanya. Sebab suka memberi termasuk kedermawanan  jiwa. Sedangkan kebakhilan menunjukkan kesakitan dan kesempitan jiwa. 

Diharapkan adanya Jum'at Gumregah, Sedekah ini, Muryani, mengajak kepada seluruh warga Pedak Baru  tak terkecuali untuk mengusahakan rutinitas menyediakan bantuan bahan sembako di setiap hari Jum'at. Demikian harapnya. (bdn/adn)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di