Langsung ke konten utama

 Kalurahan Patalan Berdayakan BUMKAL









Bantul (Media Rakyat.Co.id). Dengan modal Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKAL) Kalurahan Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul Provinsi DIY direncanakan akan meningkatkan pendapatan asli kalurahan. Keberhasilan  ini diharapkan  ada kerja sama yang baik dari pengelola dan para pengusaha yang terkait di BUMKAL. Demikian disampaikan Lurah Patalan, Sayudi, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Sayudi, menerangkan bahwa keberadaan BUMKAL ini ada beberapa usaha milik kalurahan diantaranya; 

1. Sebidang pasar yang dulunya dikelola oleh PT Loka selama 20 tahun habis masa kontraknya kini sudah diserahkan  ke kalurahan dan sekarang  pihak kelurahan  yang berhak mengelola dan hasilnya milik kelurahan.

2. Adanya pasar hewan di Pasar  Bakulan walau seminggu sekali.

3. Adanya GOR Karya Buana, gedung ini bisa dimanfaatkan untuk pertemuan hajatan, pernikahan, ulang tahun  pada warga Patalan dan tetangga kalurahan.

4. Adanya pendopo BUMKAL, pendopo ini dikelola untuk urusan perniagaan.

5. Adanya pasar di kawasan Patalan yang luasnya hampir 1 hektar, pasar ini di bagi menjadi dua bagian yang sebagian sebagai pasar hewan dan yang sebagian pasar tradisional. 

6. Adanya lapangan tenis, sementara sudah dioperasikan . Dan para pengguna lapangan ini sesuai dengan jadwal kelompoknya masing-masing. 

7. Dan yang terakhir adalah adanya pengumpulan pengelolaan sampah. Hal ini petugas sampah memilih mana sampah yang memiliki nilai ekonomis dan yang tidak. Apabila tidak  ada nilai ekonomis tempat pembuangan akhir sampah sudah disediakan di pinggir Kali Winongo yang masih wilayah Kalurahan Patalan.

Harapan Sayuti,  dengan adanya BUMKAL ini mampu untuk meningkatkan pendapatan asli kalurahan dan memberikan  lapangan kerja kepada warganya dan sekaligus meningkatkan perekonomian lewat rotasi di  BUMKAL Patalan. Demikian harap Sayudi. (bdn-adn) 





Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua