Langsung ke konten utama

Drs. Sugeng, Lurah Selopamioro, Bantul

 Lurah  Selopamiyoro Ingin Tingkatkan Pelayanan Maju dan Kreatif




   

         Bantul (Media Rakyat.Co.id). Drs.Sugeng, Lurah Kelurahan Selopamiyoro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul,  setelah diberikan amanat oleh warganya untuk  memimpin Selopamiyoro bertekad ingin melanjutkan visi dan misi lurah terdahulu yaitu kehidupan masyarakat yang tenteram, adem ayem. 

Untuk itu, terlaksananya masyarakat yang tenteram, adem ayem perlu adanya peningkatan pelayanan diantaranya; 

Menciptakan pemerintah kelurahan yang tanggap terhadap aspirasi masyarakat dan pengambilan keputusan yang cepat, tepat, mudah dan ramah. Mengaktifkan seluruh pamong dan lembaga kalurahan, untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan instansi terkait  atau pemerintah daerah.

Membangun dan meningkatkan hasil pertanian dengan jalan penataan pengairan, perbaikan jalan sawah atau jalan usaha tani, pemupukan, pola tanam yang baik dan penataan saluran irigasi untuk mencukupi kebutuhan pertanian.

Selalu koordinasi dan bekerja sama semua unsur kelembagaan kelurahan guna memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kelurahan.

Meningkatkan pelayanan publik dan keterbukaan informasi melalui program internet desa, memperhatikan  tempat-tempat yang belum terjangkau jaringan internet sehingga masyarakat secara utuh mengetahui perkembangan di masing-masing wilayah.

Meningkatkan kualitas pendidikan. Baik formal.maupun non formal, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, memperbaiki mutu layanan kesehatan.

Meningkatkan kehidupan desa secara dinamis dalam segi keagamaan, kebudayaan, melestarikan mengembangkan seni dan budaya serta mengembangkan ketersediaan fasilitas wisata.

Melanjutkan pembangunan fisik dan non fisik diberbagai bidang pembangunan infrakstruktur yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat secara proporsional dan berkelanjutan.  Diakuinya, mengenai pembangunan fisik dan non fisik karena saat ini situasi sedang menghadapi pandemi covid-19 dana sementara waktu dialokasikan  kepada warga yang terdampak adanya pandemi tersebut dan selanjutnya mengenai pembangunan menunggu instruksi dari pemerintah terkait. Demikian harap Pak Lurah.(bdn/adn  )

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di