Langsung ke konten utama

DR.Diah Mtsh. Rektor STAiYO

 STAIYO Adakan Peremajaan Ketua                                                                                                                                                     


        Diah Mintasih, MPd., dan Suharto MM.


       Gunungkidul (Media Rakyat.Co.id).            Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Yogyakarta ( STAIYO ) dalam rangka untuk mengembangkan lembaga pendidikan tinggi  yang lebih maju dan profesional  maka terhitung dari tanggal 21 Januari 2021 hasil dari sidang Lembaga Nahdatul Ulama se Daerah Istimewa Yogyakarta telah menghasilkan keputusan untuk pergantian ketua. Dari pejabat lama sebagai Ketua STAIYO,  Drs. H. Mardijo, MSi., kepada pejabat baru Ketua STAIYO, Diah Mintarsih, MPd., adapun sebagai para Wakil Ketua  ( Waket ) adalah: Waket 1: Agus Suprianto, SHI.,  Waket 2: Suharto, MM., Waket 3: Hujan Nyaris   MSI., dan ketiga wakil ketua adalah kandidat doktor. Demikian disampaikan Suharto, MM., di ruang sekretariat STAIYO beberapa waktu lalu.

        Suharto, MM., menambahkan bahwa pergantian pimpinan atau ketua di dalam suatu lembaga pendidikan merupakan hal yang wajar dan lazim terjadi bahkan memerupaka satu keharusan bagi suatu lembaga atau pendidikan tinggi yang akan terus berkembang dan dinamis.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa pergantian ketua dan jajarannya merupakan upaya untuk  meningkatkan kreativitas pendidikan tinggi  dalam pembinaan dan pengembangan karir bagi personil para dosen. Diakuinya, bahwa jabatan ketua saat dijabat Drs.H.Mardijo, MSi., cukup berhasil dengan baik. Terutama  yang sudah mencetak para cendikiawan.muslim yang profesional dan tangguh. Oleh sebab itu menurutnya, sebagai pengganti ketua lama kepada ketua yang baru harus dapat meneruskan keberhasilan yang telah dicapai oleh Drs. H. Mardijo, MSi., demikian harap Suharto, MM. (bdn-adn)




Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari