Langsung ke konten utama

Rakhmadiyan, Panewu Tanjungsari

 Panewu Tanjungsari Berikan Pembekalan Anggota  Badan Musyawarah Kalurahan


  Panewu Tanjungsari: 
 Rakhmadian Wijayanto


                                                                       Gunungkidul (Media Rakyat.co.id).  

Bertempat di aula Kapanewon Tanjung sari, Rakhmadian Wijayanto, Panewu Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY,  memberikan pembekalan saat  pertemuan para pengurus lembaga yang berada di wilayah Kapanewon Tanjungsari. Pertemuan ini dihadiri dari sejumlah lembaga Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal), Para Carik, Danarto, Pangripto yang tergabung di Kapanewon Tanjungsari. Demikian disampaikan Rahmadian Wijayanti di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Adapun lembaga Bamuskal yang tergabung di Kapanewon Tanjungsari, yakni : Kalurahan Kemiri, Kalurahan Hargosari, Kalurahan Ngestirejo, Kalurahan Banjari, dan Kalurahan Kemadang. Dalam pertemuan ini, Rakhmadian, menyampaikan sambutannya bahwa lembaga Bamuskal   adalah unsur dari pemerintah yang pertanggungjawabannya langsung kepada pemerintah kapanewon yang selanjutnya diteruskan ke bupati bukan kepada pemerintah kalurahan. Maka jabatan Bamuskal mempunyai diantaranya: 1.Menggali aspirasi dari masyarakat menuju kebersamaan apa yang menjadi kebutuhan, dan kepentingannya.   2. Menyampaikan  aspirasi dari atasan kepada masyarakat; 3. Mengawasi terhadap kinerja kepala desa tanpa pandang bulu dalam arti tanpa memperhitungkan keberadaan saudara, teman sejawat maupun keluarga disini harus menghilangkan rasa ewuh dan pakewuh karena mengacu kepada regulasi yang sudah ditetapkan adanya  payung hukum.

Totalitas Bamuskal jangan dianggap sebagai kerja sampingan (Jw.samben) karena dituntut untuk; 1. Kesungguhan dalam melaksanakan tugas. 2. Kecintaan pada desanya. 3. Pengorbanan terhadap masyarakat ini sesuai dengan kemampuan masing-masing wilayahnya. 

Bamuskal hendaknya dilengkapi dengan administrasi mengenai ; buku laporan  agenda pembuatan peraturan kalurahan, buku list kalurahan, buku tamu, buku keluar masuk, buku catatan kejadian di wilayahnya. 

Diharapkan segemap anggota Badan Musyawarah Kalurahan hendaknya bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya yakni; Jangan menyalahkan wewenang; Jangan merangkap jabatan, Mengawasi dan monitoring administrasi kalurahan; Menjaring aspirasi yang dilangsungkan kepada lurah; yang tak kalah pentingnya kantor Bamuskal dilengkapi dengan foto Presiden dan Wakil Presiden ditengah foto tersebut lebih lengkap ada lambang negara  Garuda Pancasila yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika. Demikian harapnya. (bdn-dan)





Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di