Langsung ke konten utama

Tulus, Lurah Giriwungu

 Giriwungu Terima   Bantuan Pembuatan MCK 

                                


Gunungkidul (Media Rakyat.co.id)                                                  

       Kelurahan Giriwungu, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY terima bantuan pembuatan MCK bagi keluarga yang kurang mampu atau dengan kata lain keluarga miskin sebanyak kurang lebih 50 KK. Demikian disampaikan  Lurah Giriwungu, Tulus, di ruang kerjanya pada Kamis, 1 April 2021.

       Lebih lanjut, Tulus, menerangkan bahwa bantuan pembuatan MCK ini adalah dana  bantuan dari Fraksi     PKB yang ditujukan kepada keluarga yang kurang mampu atau orang miskin.       Dari masing-masing  keluarga menerima bantuan sebanyak Rp..10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Bagi penerima ini adalah dengan kriteria diantaranya; 1. Keluarga yang punya Stanting; 2. Mempunyai balita; 3. Keluarga Bumil ( Ibu hamil  ); 4. Keluarga Lansia;  5.Keluarga disabilitas. Dari kriteria bagi  keluarga yang memang tidak memenuhi syarat kelima.kriteria tersebut,  akan tetapi dipandang memang tidak mampu tetap.menerima bantuan pembuatan MCK senilai  Rp. 10 jt. tersebut.  

        Bagi keluarga yang sudah    mempunyai sarana MCK tapi belum sempurna tetap  akan terima bantuan, tetapi tidak senilai Rp.10 jt karena hanya untuk penyempurnaan kondisi  MCK tersebut.  Hal ini bisa terjadi maka bagi keluarga yang sudah punya MCK tapi belum sempurna maka penerima bantuan bervariasi sesuai dengan kondisi masing-masing keluarga. Karena terima bantuan bervariasi akhirnya kelebihan dana bantuan tersebut kemudian dialihkan untuk  keluarga yang lain, sehingga penerima bantuan bisa lebih 50 KK  dari rencana semula, demikian terang Tulus. (bdn-adn)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di