Langsung ke konten utama

 Sunarto Terpilih Jadi Lurah Rejosari


Gunungkidul.(Media Rakyat.co.id).

Bertempat di Balai kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY digelar pemilihan lurah lewat voting  pada 20 Mei 2021. Pemilihan lewat  voting ini diikuti oleh 50 pemilih yang terdiri dari 45 orang dari unsur perwakilan masyarakat dan 5 orang dari unsur Bamuskal. Adapun tiga kandidat itu yakni; Sunarta, SPd.MPd.;  Paliyo, SPd.; dan Haryanto.

Adapun hasil voting tersebut Sunarya,SPd.MPd. mendapat  28 suara ; Paliyo, SPd. mendapat  14 suara ; dan Haryanto mendapat  8 suara. 

Selanjutnya,  untuk pelantikan kepada suara terbanyak menunggu rekomendasi dari Pemkab Gunungkidul. Demikian disampaikan Jogoboyo Rejosari, Tri Wandono, di ruang kerjanya  pada Senin, 24 Mei 2021. 

Diharapkan, dengan adanya kepemimpinan yang baru di Kelurahan Rejosari segera beradaptasi dengan situasi dan kondisi untuk lebih meningkat dan lebih maju. Demikian harap Tri Wandono.


Di tempat terpisah, Sunarta, SPd.MPd,.  saat dihubungi di kediamannya, sejak awal dirinya mencalonkan sebagai kandidat dan  atas kemenangannya yang ia peroleh pihaknya menjelaskan bahwa; awalnya ia tidak ada niat untuk mencalonkan diri namun karena desakan dari beberapa tokoh masyarakat agar dirinya  mencalonkan diri maka selanjutnya ia mendaftarkan diri sebagai kandidat lurah desa setempat. 

Setelah hasil voting ia memperoleh jumlah pemilih terbanyak, maka berhak untuk menduduki jabatan lurah desa setempat. 

Saat dikonfirmasi prioritas apa yang nantinya segera untuk memajukan yang ia pimpin, pihaknya menerangkan diantaranya ; Pengembangan berbasis ekonomi; mengoptimalkan pelayanan masyarakat, dan untuk insprakstruktur melihat kondisi keuangan karena saat ini dana desa juga terserap untuk penanggulangan covid-19. Demikian terang Sunarta. (bdn-adn)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Kreasi Pom-Pom

Yuk, Manfaatkan Pom-Pom Untuk Kreasi Rumah Anda ! Tahukah anda apakah itu pom-pom ? Sleman  ( Mediarakyat.co.id ) -  Pom-pom adalah kerajinan tangan yang berbentuk bulat, berbulu dan berbagai macam warna serta ukuran. Pom-pom dapat terbuat dari benang wol, kain dan kertas. Namun, kali ini akan dijelaskan beberapa kreasi pom-pom dari benang wol yang simple, menarik dan unik untuk menghiasi rumah Anda. 10 kreasi pom-pom untuk hiasan rumah anda antara lain : 1. Bisa jadi hiasan bunga pom-pom. Bunga dari Pom-pom Bunga pom-pom dapat dijadikan hiasan rumah anda dengan cara tambahkan daun, tangkai, dan pot. Pot bisa diisi dengan gabus untuk menancapkan tangkainya. Buatlah pom-pom dengan warna yang berbeda-beda untuk menambah estetika. 2. Gantungan Kunci Kece dan Unik Gantungan Pom-Pom Pom-pom sangat menarik untuk dijadikan gantungan kunci. Selain simple dan unik, gantungan kunci dari pom-pom juga enteng dan murah meriah. Buatlah sebuah pom-pom dengan

Ponpe Al Ikhlas

Pondok Pesantren Al Ikhlas Lantik Pengurus Baru            Suasana  di Ponpes Al Ikhlas Sleman (mediarakyat.co.id). Yayasan Pondok Pesantren Al Ikhlas Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY belom lama ini  melantik pengurus yang baru untuk periode 2019-2020. Acara pelantikan ini  bersama acara Istighosah di Ponpes setempat. Sedang acara Istighosah ini digelar setiap  Selasa malam atau (malem Rabo-Jw) acara ini sudah berjalan sejak berdirinya Ponpes tersebut. Demikian disampaikan Pengasuh Ponpes Al Ikhlas, KH. Abdulloh Khadiq Fauzan dengan panggilan akrabnya Pak Kyai Khadiq di kediamannya saat acara berlangsung. Selanjutnya ia menerangkan mengenai pelantikannya adanya pengurus baru dimaksudkan untuk menjaga situasi dan kondisi ponpes ini dapat berjalan lancar dibawah lindungan dari Alloh SWT. Sekaligus untuk memudahkan komunikasi dari orang tua santri sekaligus para santri manakala ada hal yang perlu dimusyawarahkan.  Adapun Pembina Organisasi ini yang telah terbentuk terdiri dari