Langsung ke konten utama

Ngepossari Laksanakan Vaksin Periode Ke Empat


             Carik Ngepossari, (Ny. Ika)

Gunungkidul  (Media Rakyat.co.id).

Menghadapi laju perkembangan penularan wabah  covid-19 yang kian makin meningkat dan sudah jutaan manusia  di seantero dunia akibat wabah tersebut manusia meninggal dunia. Dengan adanya himbauan dan anjuran  Pemerintah Kalurahan Ngepossari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY sesuai dengan petunjuk  dari atasannya untuk menekan dan mengurangi laju penularan wabah tersebut, maka pemerintah kalurahan setempat menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat sesuai dari anjuran  untuk  mentaati protokol kesehatan dalam melaksanakan  5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Hal ini disampaikan karena keganasan virus covid19 ini memang sangat mematikan. Ternyata himbauan ini oleh masyarakat disambut dengan sangat antusias. Terlebih adanya pemberian vaksin dari periode pertama, kedua, ketiga dan keempat. 

Laju gelombang pengadaan vaksin yang keempat ini diikuti oleh seluruh masyarakat hingga jumlah yang hampir 1000 orang baik laki-laki maupun perempuan, tua - muda. 

Karena masyarakatnya sadar diri dari ancaman pandemi ini maka di Balai Kalurahan setempat  warga rela mengantri.


(Lihat foto dari sebagian antrian para warga saat menunggu suntikan vaksin Sinovac) 

Antrian pemberikan vaksin ini dari dinas terkait pemerintah sangat mengapresiasi atas kesadaran seluruh warga masyarakat di kelurahan setempat, karena kesadaran masyarakat yang sangat tinggi saat menghadapi pandemi covid-19 untuk mengikuti vaksin yang keempat. Namun demikian antrian ini tetap melaksanakan  prokes dan melibatkan pengamanan baik dari Linmas, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas Kalurahan Ngepossari. 

Demikian disampaikan Carik Kalurahan Ngepossari (Ny. Ika) karena saat bersamaan pengadaan vaksin yang ke empat Lurah Ngepossari (Bpk Ciptadi) sedang ke Provinsi  DIY pada Kamis, 24 Juni 2021. (bdn-adn)

Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di