Langsung ke konten utama

STAIYO Adakan Kerjasama Bersama SMAN 02 Wonosari

Dari kiri: Arifin,SAg.,MPdI.,MBA.,  Suharto,SAg.MM., Drs. H. Mukhotib,MSI.


Gunungkidul (MediaRakyat.Co.id). 
Untuk   meningkatkan sistem pendidikan kini STAIYO bersama SMAN02 Wonosari berkolaborasi dalam rangka kegiatan Bimtek Penguatan Pendidikan Karakter dan Moderasi beragama bagi Pelajar SMA Negeri 02 Wonosari untuk majukan pelajar, mencerdaskan pelajar dan berakhlaq agar seimbang dan sempurna dalam kehidupan teknologi yang modern. Demikian disampaikan Suharto, SAg.MM.,  salah satu Guru Besar STAIYO di ruang kerjanya, pada 9 Nopember 2021.

Lebih lanjut, Suharto SAg.MM., menjelaskan bahwa pendidikan terdapat dua jalur utama,  yaitu pendidikan  sekolah dan pendidikan luar sekolah. Untuk pendidikan sekolah, kita masih harus membagi ke dalam tiga jenjang  yakni : Pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Sedangkan  pendidikan tinggi ada dua kategori pendidikan akademik dan pendidikan profesional. Sedang pendidikan luar sekolah diperoleh dari orang tua dalam arti keluarga, dan dari masyarakat aktivitas  lingkungan.

Selanjutnya menyinggung hal berakhlaq memang sejak adanya reformasi sampai saat ini pendidikan menjadi sangat penting , sebab reformasi total sebagaimana yang diharapkan semua pihak ternyata belum menyentuh hal yang paling mendasar, yaitu reformasi akhlak dan moral. Banyak orang yang lebih sibuk berbicara reformasi politik, ekonomi dan hukum, tapi lupa membahas reformasi akhlak dan moral.

Sementara proses perubahan moral tidak bisa dilepaskan dari lembaga pendidikan. Di institusi inilah seorang anak bangsa dididik dan dibangun karakter dan kepribadiannya.

Memang akhir-akhir ini banyak orang berbicara tentang pendidikan, tapi itu terbatas pada besarnya biaya sekolah. Yang mereka tuntut tidak lebih dari sekedar pembebasan uang SPP dan berapa pungutan lainnya, tapi untuk urusan yang lebih mendasar, yaitu   pendidikan akhlak kurang mendapatkan perhatian yang memadai. Hampir tidak ada satu tokohpun  yang berbicara soal ini, padahal perkelahian anak-anak pelajar sudah menjalar hingga ke pelosok desa, rokok dan minuman keras sudah merata di hampir semua sekolah. Apalagi yang namanya pacaran dan berbagai pelanggaran yang kadang sudah dianggap lumrah dan biasa. 

Diharapkan adanya berkolaborasi dalam kegiatan bimtek dan pemahaman beragama untuk menuju pelajar yang berakhlaq ini  ke depan hasil pendidikan mencapai optimal seperti yang diidam-idamkan baik dari institusi pendidikan maupun pihak keluarga yang bersangkutan. Demikian harap Suharto, SAg.MM. (bidin)


Postingan populer dari blog ini

MENENGOK PENINGGALAN SEJARAH DI KARAWANG

Monumen Karawang Karawang merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Kota ini dijuluki pula kota padi. Ada begitu banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang ada di kota Karawang.  Karawang yang berjuluk kota padi atau kini dijuluki kota pangkal perjuangan ini, memang memiliki beberapa objek wisata alam dan objek wisata sejarah. Mulai dari Curug Cijalu yang terletak di Selatan Karawang, samapi objek wisata sejarah yang berkaitan erat dengan Kemerdekaan Negara Indonesia, seperti peristiwa penculikan Soekarno Hatta ke Rengas Dengklok dan peristiwa pembantaian warga sipil di Rawa Gede, dan ada pula wisata candi peninggalan Kerajaan Tarumanegara di daerah Batujaya.  Monumen Rawa Gede Dimulia dari sejarah monumen Rawagede yang terletak di Kecamatan Rawamerta . Objek wisata Monumen Rawagede ini dibangun untuk memperingati peristiwa pembantaian warga sipil oleh tentara Belanda. Monumen ini d

Diduga Oknum Notaris dan Advokad Yogya Terlibat Pemalsuan Keterangan Waris

Pengejaran Kasus Direktur  Bonbin  KMT Antonius Tirto Diprojo  Yogya ( Mediarakyat.co.id ) -  Permohonan Pra Peradilan tidak diterima Hakim tunggal Pengadilan Negeri Sleman, FX Heru Susanto S.H., M.H. (Kamis 14/12). Meski demikian Ny Ayem alias Sie Biok Ngiok (71 th) warga Jln. Kyai Mojo No. 43 kec. Tegalrejo Kota Yogyakarta, tetap tegar, tidak putus asa, dan besemangat mencari kebenaran serta keadilan hukum kepada pihak yang berwajib.  Bahkan kini pihaknya mendesak kepada penyidik Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melanjut kasus terlapor KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, Direktur Kebon Binatang (Bonbin) Gembira Loka Yogyakarta yang telah dilaporkan tanggal 27 Oktober 2017 nomor: Lp/58/X/2017 DIY/SPKT. Baca Juga: Perusahaan Bangkrut Masih Dihukum 10 Bulan Dalam laporan itu, KMT Antonius Tirto Diprojo alias Antonius Joko Tirtono, tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 WB di kantor Polda DIY, telah diduga melakukan suatu perbua

PT BPR ( Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA Menjadi Salah Satu Bank Perkreditan Rakyat Terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta

Direktur PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto. SH. MKn Saat Foto Bersama Karyawan Yogyakarta ( MediaRakyat.co.id )  - PT BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang berdiri sejak tanggal 9 Februari 2009 beralamat di Jalan Palagan Tentara Pelajar Km. 8,5 Sariharjo, Ngaglik Sleman. BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan) serta sebagai salah satu lembaga keuangan yang menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Direktur PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat) DEWA ARTHAKA MULYA, Rahadiyan Dewanto, SH., MKn saat diwawancarai MediaRakyat.co.id pada 12/02/2019 malam disela-sela acara Malam Perayaan Tahun Baru Imlek 2570 Perhimpunan Fuqing Yogyakarta di Gedung Asia Pasific Jl. Magelang menyampaikan ada beberapa nasabah BPR DEWA ARTHAKA MULYA yang ikut di acara ini kemudian kami di